Tampilkan postingan dengan label INFO TECH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFO TECH. Tampilkan semua postingan

Perbedaan Notebook dan Netbook



Sebagian besar orang tau apa itu notebook atau Tukul bilang laptop. Lha kalau netbook? Yapz… netbook adalah istilah yang masih terbilang baru. Akhir-akhir ini netbook sedang naik daun. Awalnya, netbook pertama muncul adalah asus eee PC, kini telah tersedia berbagi merk dan pilihan operating sistem. Pada dasarnya netbook hampir sama dengan notebook, hanya saja netbook lebih portable dan untuk keperluan komputasi yang ringan. Lah terus bedanya sama notebook?? Simak posting berikut…

Dimensi dan ukuran layar

Ada perbedaan yang cukup mencolok antara netbook dan notebook. Ukuran layar netbook lebih kecil dan berkisar di angka 7”-10,2” sedangkan notebook mulai 12” keatas. Selain itu, netbook berukuran lebih kecil dan lebih ringkas untuk dibawa-bawa dibanding notebook. Berat netbook juga jelas lebih ringan di banding notebook umumnya. Memang netbook lebih portable dibanding notebook.

Spesifikasi hardware

Spesifikasi hardware antara netbook dengan notebook berbeda. Biasanya, netbook menggunakan prosesor Intel Atom, VIA C7 yang hemat energi, AMD pun tidak mau kalah dan akan meluncurkan prosesor Athlon Neo, AMD C50, E350 (Brazos) untuk pasar netbook. Netbook biasanya dibekali Ram 512mb-1gb untuk mendukung performanya. Netbook biasanya sudah dibekali peralatan untuk berinternet dengan nyaman dengan menyertakan wi-fi dan bloetooth bahkan akhir-akhir ini ada produsen yang menyertakan modem 3G dan 3,5G (HSDPA), tak lupa webcam pun hadir di sebagian besar netbook yang beredar. Beberapa produsen menyediakan opsi SSD (Solid State Drive) sebagai media penyimpananya kerena lebih hemat energi jika dibandinkan dengan hardisk. Sementara notebook biasanya mnggunakan prosesor yang lebih kuat seperti, Pentium Dual-core, Core2 Duo, Core i3, Core i5, Turion X2 dengan ram yang sama atau lebih besar dari netbook. Notebook juga dapat menggunakan discrete graphic dari Ati Radeon atau Nvidia GeForce, Netbook ada yang menggunakan grafis dari Nvidia GeForce (platform ION) dan Radeon (Platform AMD Athlon Neo dan AMD Brazos).

Daya tahan baterai

Notebook pada umumnya hanya mampu ‘hidup’ dengan baterai selama 1-3jam saja. Sedangkan netbook mampu bertahan lama antara 3-5jam. Ini dikarenakan hardware yang digunakan netbook lebih hemat energi dibanding notebook.

Fungsi dan target pengguna

Dilihat dari spesifikasi hardware yang digunakan, jelas performa notebook jauh lebih cepat dibanding netbook. Notebook ditujukan bagi orang yang membutuhkan komputer yang cukup bertenaga untuk bekerja dan dapat dibawa kemana-mana. Performa notebook sekarang (terutama platform centrino2) sudah mendekati bahkan menyamai komputer desktop kelas mainstream. Performa ini sangat berguna bagi orang yang membutuhkan komputer pekerjaan editing multimedia atau hal-hal yang lebih dari sekedar mengetik. Sedangkan netbook ditujukan bagi orang yang menginginkan mobilitas dalam menggunakan komputer untuk sekedar pekerjaan office dan internet. Performa netbook pun pas-pasan. Saya kini menggunakan Netbook Acer AO 531h dengan spesifikasi Intel Atom N280, GMA 950, 2 GB DDR2 dan 160GB HDD, performanya paspasan, namun cukup untuk komputasi dasar seperti office dan internetan.

Harga

Ini adalah poin paling penting bagi sebagian orang. Dikala krisis global, orang akan lebih sensitif terhadap harga dibandingkan fitur yang ditawarkan. Kini harga Notebook di kisaran 3,5juta keatas. Sedangkan netbook baru harganya mulai dari 2 jutaan. Udah tau bedanya kan? Jangan sampai deh salah pilih. Sebelum membeli notebook atau netbook, tentukan dulu kebutuhan komputasinya, apakah hanya untuk office, mutimedia atau yang lain. Jika anda membutuhkan untuk keperluan office dan internetan, jelas netbook adalah pilihan yang lebih hemat dan lebih portable. Anda menginginkan performa lebih, pilih notebook untuk menghandle keperluan komputasi sedang. Anda ingin performa yang lebih dahsyat? Pakai desktop! Desktop juga bisa kok dibawa kemana-mana asal kuat aja bawanya, hehehehe…..


.................Baca lengkap...............

Rawat Baterai Laptop Anda Dengan BatteryCare



Ada banyak sekali software di luar sana yang difokuskan untuk menangani baterai di laptop kita, mulai dari yang berbayar sampai yang gratis. Dari yang punya kemampuan paling dasar seperti untuk informasi status baterai, otomatisasi skema daya, kalibrasi baterai sampai yang terberat layaknya software diagnosa (benchmark) kemampuan maksimal suatu baterai dalam tahap-tahap tertentu. Di sini banyak sekali titel software yang beradu nama, semacam BatteryCare, BatteryBar, BatteryEater dsb.

BatteryCare adalah software yang paling saya sukai karena sifatnya yang gratis (freeware) serta fitur-fiturnya cukup lengkap dan bagus. Kemampuan prima yang cocok untuk para pemilik laptop  yang tidak ingin pusing memikirkan cara perawatan baterai, kalibrasi atau apalah namanya karena semua sudah di kontrol oleh program manis dan powerful ini.

Sebelum saya melanjutkan tulisan ini, ada baiknya para pembaca yang punya laptop atau yang tertarik dengan tulisan ini untuk mengetahui lebih dahulu dasar-dasar pemakaian dan perawatan baterai laptop yang benar [ Baca tulisan saya sebelumnya tentang cara penggunaan baterai laptop yang tepat ].

Jika sebelumnya saya telah menjelaskan apa yang harus dilakukan untuk menjaga baterai laptop agar tetap punya performa prima secara manual, maka kali ini saya akan membahas cara melakukan perawatan dan kalibrasi baterai laptop secara software yaitu dengan BatteryCare.

BatteryCare adalah sebuah perangkat lunak (software) yang punya kemampuan untuk mengoptimalkan penggunaan dan kinerja baterai laptop. Program ini akan memonitor siklus pemakaian baterai, menganjurkan kalibrasi secara otomatis  sehingga meningkatkan masa pakai baterai laptop itu sendiri.

Berikut adalah kemampuan BatteryCare yang cukup signifikan dalam perawatan baterai:

  • Algoritma penghitungan yang akurat karena semua aktifitas baterai (siklus pengisian dan pemakaian) tercatat dalam log tersendiri. Ketika batas siklus pemakaian baterai sudah tercapai, akan muncul pop up notifikasi yang mengingatkan bahwa proses pengosongan penuh dan kalibarasi baterai perlu dilakukan.

  • Menunjukkan semua informasi rinci tentang baterai laptop anda, seperti tingkat pakai, kapasitas, konsumsi, pabrik pembuatnya, dll.

  • Ketika sedang menggunakan baterai untuk operasional laptop, statistik waktu yang tersisa dan prosentase daya akan ditampilkan secara akurat lewat tampilan ikon di taskbar Windows.

  • Tergantung pada sumber daya yang sedang digunakan laptop, BatteryCare dapat secara otomatis memilih skema daya yang bisa anda definisikan sebelumnya.
  • BatteryCare sangat ringan di sumber daya, hanya menggunakan sekitar 0,1% dari sumber daya Prosesor and Memori.
  • Mulai dari Windows Vista ke atas, saat laptop berjalan menggunakan baterai untuk operasional, BatteryCare akan menon-aktifkan Windows Aero (thema Windows yang mengeksplorasi kemampuam maksimal kartu grafis untuk efek tampilan, seperti transparasi window) sehingga waktu hidup baterai lebih awet.
  • SuperFetch, ReadyBoost dan SearchIndexer adalah tiga layanan (service) Windows Vista ke atas yang dalam modus baterai sekalipun, akan terus mengakses hard disk dan banyak meningkatkan konsumsi daya total, sehingga menurunkan masa pakai baterai. Layanan ini juga akan ditangguhkan sementara oleh BatteryCare saat menggunakan baterai.

    Untuk sekedar diketahui, 3 layanan ini sama sekali tidak berdampak negatif terhadap kinerja atau keamanan Windows saat dinon-aktifkan. Windows Aero,SuperFetch, ReadyBoost dan SearchIndexer akan diaktifkan kembali setelah laptop kembali menggunakan listrik A/C (PLN).

BatteryCare bisa anda download [ Klik di SINI ] dan install di laptop anda tanpa biaya sedikitpun karena software ini termasuk kelas gratis atau freeware.

Tapi harus diingat, meskipun BatteryCare sangat efektif dalam melakukan fungsinya, tetap saja pada saat pengosongan penuh dan kalibrasi baterai laptop anda harus melakukannya secara manual (Baca: Panduan Penggunaan Baterai Laptop Yang Tepat).

Nah pembaca, selamat mencoba.

Data otentifikasi:

Nama Software: BatteryCare

Versi Terakhir: 0.9.7.7

Tanggal Release: 20-11-2009

Lisensi: Gratis (Freeware)

Standalone: Tidak, setup

Operating System: Windows XP / Vista / 7

Software pendukung wajib: .NET Framework 2.0

Tipe Pengguna: Administrator
.................Baca lengkap...............

Rawat batere laptop kita



Baterai laptop adalah komponen yang penting banget yang ada di laptop kita. Soalnya, kita beli laptop adalah untuk mobilitasnya, yaitu untuk dibawa-bawa dengan tenaga baterai tanpa harus nyari-nyari colokan.

Nggak keren banget kalo laptop keren tapi baterenya loyo!

Oleh karena itu, batere laptop kita harus dirawat, karena barang yang satu ini sangat rentan terhadap kerusakan, udah gtu harganya mahal lagi. Bete kan kalo misalnya udah ngedrop, baru setengah jam dipake udah mesti nyolok lagi. apa bedanya ama desktop yanga mesti ada colokan?

Nah, gw mau bagi-bagi tips gimana supaya batere notebook kita awet. emang kita ga bisa ngehindarin penurunannya, tapi kita bisa "memperlambat" proses penuaan itu.

1. Jangan taro laptop di atas kasur/ karpet/ sofa. Laptop butuh sirkulasi udara karena dia ngeluarin panas. Kalo kita taro di kasur, tuh panas ga bakal keluar.

2. Gunakan cooling pad. Cooling pad bisa membantu meredam suhu laptop yang panas. Laptop adem, batere adem, hati adem.

3. Laptop zaman sekarang udah pinter-pinter. Jadi, kalo misalnya lagi dicharge terus udah penuh, dia bakal memutus arus dengan sendirinya. Jadi ga perlu dicabut tuh adaptornya. Kalo ga percaya, coba aja pegang adaptornya pas baterenya udah penuh. Adem kan?

4. Kalo laptop ga dipake dalam waktu lama (misalnya seminggu) batere laptop sebaiknya disimpen aja. Taro di dalem plastik kering, terus taro di tempat yang sejuk. Kalo bisa taroin beberapa silica gel untuk mencegah kelembaban.

5. Jangan taro laptop atau batere laptop di dalam mobil yang kejemur sinar matahari. Inget panas adalah musuh laptop dan baterenya.

6. Kalibrasi batere laptop minimal sebulan sekali. Cara kalibrasi adalah pake batere laptop sampe bener-bener abis, lalu charge sampe penuh. Hal ini akan menggerakkan seluruh sel-sel yang ada di dalam batere, sehingga kndisinya selalu prima.

7. Baterai atau laptop jangan sampai terbentur apalagi jatuh. Jangan juga ditaro/ditindih benda berat, karena akan rentan terhadap arus pendek/korslet sehingga menyebabkan overheating.

8. Jangan sampai kena air. Tau sendiri akibatnya. Walaupun nantinya kering dan bisa dipake lagi, jamur dan korosi akan menggerogoti fisik si batere itu sendiri.

9. Selalu pake batere dan charger original. Mau batere murah tapi laptop jebol?

10. Kalo lagi pake laptop tanpa batere, usahakan tegangan listrik di rumah kita stabil. Caranya adalah dengan pake stabilizer. Kalo ngga ada stabilizer, sebaiknya batere dipasang aja. Harga batere ga sebanding dengan kerusakan laptop! lebih baik lagi pakai UPS... jadi saat tiba2 listrik mati, laptop masih hidup dan kita masih sempat shutdown..

11. Kalo sering idup-matiin laptop, sebaiknya ga usah dimatiin tuh laptop tapi di sleep aja. Langsung aja tutup, tunggu suaranya berhenti, bungkus. Karena tenaga yang diperlukan lebih kecil dibandingkan pas pertama nyalain laptop.

12. Gunakan power management pada control panel. Set brightness di bawah 50%, jangan pake screen saver aneh-aneh, pake blank karena paling irit power, set waktunya juga agar tidak telalu lama. Set juga power jadi max battery

12. Ikutin panduan yang udah dikasih sama produsen laptop.

sumber
.................Baca lengkap...............

Jenis-Jenis Windows


Windows 7 memang sudah lama keluar, akan tetapi masih ada beberapa istilah dan jenis-jenis Windows 7 yang belum dimengerti. Untuk itu akan saya uraikan macam-macam Windows 7 yang beredar di pasaran.
Windows 7 Berdasarkan License:
1. RETAIL
Versi ini sering juga disebut FPP (Full Package Product). Dijual dalam bentuk kotak berisi DVD isntaler Windows 7 dan sertifikat COA (stiker hologram yang berisi serial number sebagai bukti keaslia). Serial Number Windows 7 versi RETAIL dapat digunakan berulangkali (pada komputer yang sama) jika komputer harus diinstal ulang.
2. OEM
Windows 7 versi OEM biasanya sudah terinstal saat kita membeli komputer baru. Ada juga yang dijual dalam bentuk DVD, namun tidak dengan kotak sebagus versi RETAIL. Terdapat sertifikat COA dan serial number sebagai tanda keaslian Windows 7. Kelemahan versi ini adalah Serial Number hanya bisa digunaka sekali.
3. MSDN (Microsoft Developer Network)
Windows 7 versbi MSDN hanya dijual untuk perusahaan pengembang software. Windows ini memiliki isi dan fitur yang sama dengan versi yang ada dipasaran, hanya saja versi ini tidak diperjualbelikan.
4. Volume Lincense
Versi ini dijual kepada perusahaan bukan pengembang software. Biasnya dibeli dalam jumlah banyak untuk kebutuhan komputer kantor.
Windows 7 Berdasarkan Versi:
1.  N (“N” stands for “Not with Windows Media Player”)
Muncul karena Microsoft kalah dalam persidangan tahun 2005 dengan European Antitrust Commission yang menuntut agar penjualan Windows tidak termasuk dengan Windows Media Player. Microsoft kalah karena dianggap memonopoli penjualan Windows bersama Winodws Media Player, maka dikeluarkanlah Versi N dan dijual hanya khusus pasaran Eropa.
2.  E (“E” stands for “Not with Internet Explorer 8?)
Muncul karena Microsoft kalah dalam persidangan tahun 2009 dengan European Antitrust Commission yang menuntut agar penjualan Windows tidak termasuk dengan Internet Explorer 8. Microsoft kalah karena dianggap memonopoli penjualan Windows bersama Internet Exloprer 8, maka dikeluarkanlah Versi E dan dijual hanya untuk pasaran Eropa.
3.  K dan KN (“K” and “KN” stands for “Korea”)
Lagi-lagi Microsoft kalah dalam persidangan tahun 2006 , kali ini Microsoft berurusan dengan Korean Fair Trade Commission yang menuntut agar penjualan Windows tidak termasuk dengan Windows Media Player dan Windows Messenger. Microsoft dianggap telah memonopoli penjualan Windows bersama 2 software tersebut, maka dikeluarkanlah Versi K dan KN yang hanya dijual di negara Korea.
Untuk negara lain semuanya masih menggunakan versi standar.
Windows 7 Berdasarkan Edisi:
1. Starter
Ditargetkan untuk seluruh dunia, biasanya sudah terinstal saat membeli komputer baru. Fitur utama untuk versi ini adalah Taskbar, Jump list, Windows MEdia Player, Backup & restore, Action Center, Device Stage, Play to, Fax anda Scan dan Game sederhana.
Kelemahan versi ini adalah tidak ada Aero glass, berbagai fitur modifikasi desktop, windows touch, media center, live thumbnail preview, home group creation, tidak ada Multi bahasa, maksimal RAM 2 GB serta tidak terseda versi 64bit.
Jika menggunakan versi Starter pengguna tidak bisa mengganti bacground desktop. Pengguna juga hanya bisa menjalankan 3 program sekaligus, namun keterbatasan ini sudah dihilangkan dan diganti dengan maksimal RAM sebesar 2 GB.
2. Home Basic
Versi ini ditargetkan untuk wilayah tertentu saja seperti Indonesia. Fitur utama dari versi ini adalah Multiple monitor, fast user switching (berganti user), desktop wallpaper, desktop windows manager, network printing, internet connection sharing, sebagian windows aero.
Kelemahan versi ini adalah Tidak bisa membuat Homegroup baru, tidak disertakan DVD decoder ( MPEG-2 dan Dolby Digital), tanpa multi touch, premium games, Windows Media center, tidak ada Multi bahasa, dukungan Windows Aero tidah penuh.
3. Home Premium
Ditargetkan untuk pengguna di seluruh dunia. Fitur utama dari versi ini adalah Aero Glass, Aero Background, Windows Touch, Membuat Home group baru, Media Center, DVD Playback dan pembuatan, premium games dan Mobility Center.
Kelemahan versi ini adalah tidak bisa melakukan Domain join, Remote desktop host, backup dari jaringan, Encryption File System, Offline Folder.
4. Proffesional
Dirancang untuk para expert dalam bidang IT. Fitur utama dari versi ini adalah Windows XP Mode, Domain Join, Remote desktop host, location aware printing, mobility center, presentation mode, offline folder.
Kelemahan versi ini adalah tidak adanya BitLocker, BitLocker toGo, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI Language Pack, booting dari VHD.
Kelebihan dari versi Profesional hampir sama dengan versi Ultimate, secara garis besar hanya fungsi BitLocker yang dihilangkan.
5. Enterprise
Versi ini dirancang untuk para pembisnis atau suatu perusahan dengan Volume Lisensi. Fitur utama yang versi ini adalah BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
6. Ultimate
Dirancang untu pengguna komputer yang menginginkan semua fitur Windows 7. Versi ini memiliki semua fitur dari versi sebelumnya, bisa dibilang Windows 7 versi Ultimate adalah versi paling lengkap.
Windows 7 Berdasarkan Arsitektur Processor:
Ada 2 macam Windows 7 berdasar prosesor, yaitu 32 Bit dan 64 Bit. Untuk Windows 7 32 Bit hanya bisa menggunakan RAM maksimal sebesar 4GB, sementara untuk versi 64 Bit bisa menggunakan RAM dengan ukurang yang lebih besar.
Windows 7 Berdasarkan Versi Realese
1. Pre-Alpha
Versi yang pertama kali keluar dan masih banyak feature yang belum tersedia / bugs.
2. Alpha
Versi yang mengalami perbaikan dari versi Pre-Alpha dan diuji oleh tester ato developer tetapi tidak untuk ditest oleh end-user.
3. Beta
Versi yang telah lolos Alpha testing dan mengalami banyak perbaikan dari versi Alpha. Versi ini dapat diuji oleh tester ato developer dan juga oleh end-user.
4. RC (Release Candidate)
Merupakan versi akhir setelah mengalami banyak perbaikan dan banyak ditest oleh tester, developer dan end-user.
5. RTM (Release to Manufacturing or Release to Marketing)
Versi yang telah memenuhi syarat akhir dari sebuah software dan siap dipasarkan secara luas ke end-user. Versi paling sempurna dari versi-versi sebelumnya.
Sumber: http://anggitherdian.web.id/







.................Baca lengkap...............

Gratis 3G USB Modem Huawei dari ProXL


PT XL Axiata (XL) meluncurkan Program Gratis modem bundling dengan paket internet XL unlimited. Promo berlaku hingga 30 September 2011.

''Layanan internet semakin memasyarakat. Melalui program ini, XL ingin memudahkan masyarakat dan pelanggan dalam mengakses internet secara lebih murah sehingga manfaatnya bisa lebih dinikmati,'' kata Vice President Mobile Marketing Data Services XL Jeremiah de le Cruz dalam siaran pers tertulis yang diterima mediaindonesia.com.

Paket sudah termasuk modem USB Huawei 3G/HSDPA dan layanan internet XL Unlimited senilai Rp99 ribu selama tiga bulan. Pada bulan keempat, paket internet XL Unlimited akan diperpanjang secara otomatis dengan pemberlakukan biaya normal, yaitu Rp99 ribu/30 hari.

Akses internet tanpa batas (unlimited) yang ditawarkan dalam program tersebut memiliki kecepatan hingga 512Kbps. Kemudian, XL menawarkan pula menu UMB *123# dan layanan web info http://123.xl.co.id untuk cek pulsa tanpa harus mencopot kartu SIM dari modem.

Untuk memudahkan calon pelanggan yang ingin membeli paket tersebut, XL bekerja sama dengan lebih dari 200 peritel di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, serta mendapat dukungan distributor resmi XL Internet seperti PT SES.

Penjualan paket berlaku nasional. Tahap pertama akan berfokus di Kota Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, Surabaya dan Denpasar. Hingga kuartal pertama 2011, jumlah pelanggan XL mencapai 39,3 juta. Dari 39,3 juta pelanggan, 27 juta merupakan pengguna layanan XL Internet dan 200 ribu ialah pelanggan XL Internet Unlimited.

Kenyamanan pelanggan dalam menggunakan layanan XL didukung infrastruktur base transceiver station yang jumlahnya lebih dari 23.267 dan mencakup sekitar 90% populasi Indonesia.
.................Baca lengkap...............